Suka dan dukanya menjadi anak sulung

Siapa di antara kalian yang menjadi anak sulung? Apasih anak sulung itu? Anak sulung adalah anak pertama atau anak yang tertua dari keluarganya. Pasti ada momen yang menjadikan kalian terngiang, karena anak sulung adalah anak yang menjadi tanda kutip “Kelinci percobaan” bagi kedua orang tuanya, kenapa di sebut kelinci percobaan, karena anak sulung adalah anak pertama, ketika orang tua belum mempunyai pengalaman akan memiliki anak.
Maka dari itu saya juga mempunyai pengalaman yang terngiang, karena saya pun anak sulung dari 3 bersaudara, ada suka maupun dukanya, saya jelaskan sebagai berikut :

Suka dan dukanya menjadi anak sulung

SUKANYA


  • Membangun jiwa pemimpin


Karena saya anak pertama, maka saya menjadi panutan untuk adik-adik saya, dan orang tua pun memberi tanggung jawab kepada saya, jika adik-adik saya ada masalah atau mereka membutuhkan orang tua, maka saya di bebani menjadi pengganti sebagaimana orang tua, yang mengarahkan.
Ini sebabnya saya memiliki jiwa pemimpin di manapun sekarang saya berada, ketika sekolah, menempuh Pendidikan lanjutan, dan sekarang sudah bekerja. Saya sudah terdidik dari kecil untuk menjadi pemimpin

  • Lebih Mandiri


Tidak disadari kita sebagai anak sulung, akan menjadi orang yang lebih mandiri, kenapa bisa seperti itu, dari kecil kita sudah di didik menjadi mandiri secara tidak sadar, karena orang tua kita lebih memperhatikan adik-adik kita, maka kita tercipta menjadi orang yang lebih mandiri, ibaratnya kalau kita tidak memiliki siapa-siapa di dunia ini, maka kita tidak akan merasa kesepian, karena memang kita dari dulu dididik untuk itu.
Maka dalam menjalani kehidupan, saya lebih bisa sendiri, melakukan apapun juga sendiri, seperti saya akan menikah, saya tidak bergantung dengan orang tua untuk meminta uang, tapi saya tabung hasil pertama saya kerja dan tidak sama sekali, mebebankan kedua orang tua saya.

  • Menjadi orang yang pekerja keras


Dari dulu kita di didik untuk menjadi orang yang pekerja keras, karena orang tua kita biasanya lebih memperhatikan adik-adik kita, dulu saya ingin menjadi perhatian juga orang tua, apa yang harus saya lakukan, saya belajar dan banyak mengikuti banyak kegiatan ekstrakulikuler supaya mendapatkan banyak prestasi di sekolah atau di luar sekolah.
Dan sampai sekarang saya sudah bekerja, saya terus mengejar mimpi saya untuk memberangkatkan kedua orang tua saya, ke arab Saudi untuk ibadah haji.

  • Lebih peka terhadap lingkungan sekitar


Ini secara tidak sadar kita di bentuk untuk menjadi sangat peduli terhadap orang lain yang ada di sekitar kita, ini terjadi karena dari kecil kita sebagai anak sulung di beri kewajiban untuk menjaga dan mengawasi adik kita, karena mungkin adik-adik kita masih menginginkan perhatian dari orang lain dan yang paling di inginkan adalah perlindungan, maka dari itu kita sebagai anak sulung, terbentuk menjadi orang yang lebih peduli terhadap orang lain.

DUKANYA

Suka dan dukanya menjadi anak sulung


  • Menjadi contoh bagi adik-adik kita


Kita dulu menjadi panutan yang harus diwajibkan baik kepada adik-adik kita, kita dipaksa untuk tidak berbuat kesalahan, karena kita menjadi contoh bagi adik-adik kita.
Ini yang membuat saya tidak suka menjadi anak sulung, karena saya pun juga sama kan sebagai anak, ada 1 atau 2 kesalahan yang saya bisa pebuat, mungkin itu sengaja maupun tidak sengaja.

  • Selalu harus membela adiknya


Terkadang dalam permainan selalu ada yang kalah dan yang menang, tapi beda dengan jika kita bermain dengan adik kita, ketika adik kita tidak terima akan hasil kekalahan dalam permainan, dan kita wajib untuk membela adik kita, nah saya di sini paling tidak suka dalam kondisi seperti ini.
Mungkin dulu, orang tua kita belum paham akan masalah yang kita hadapi, tapi ya mau bagaimana lagi, ketika adik kita nangis, dan kita anak sulung yang menjadi sasaran kemarahan kedua orang tau kita.

  • Di beri peraturan yang lebih ketat daripada adik-adik kita


Ternyata perlakuan orang tua kita terhadap kita sangat lah beda kepada adik-adik kita, mereka di beri keleluasaan untuk memilih apa yang mereka suka, dan kita sebagai anak sulung, tidak boleh begitu.
Kita dipaksa untuk menuruti semua keinginan orang tua kita, mungkin mereka piker, itu untuk masa depan dan tidak akan menjadi orang yang gagal. Tapi ini akan membuat kita iri dan tidak terima di perlakukan beda seperti itu

Mungkin itu suka-dukanya saya yang selama ini menjadi anak sulung, bagaimana dengan kalian? Adakah moment-moment yang kalian masih ingat?

Belum ada Komentar untuk "Suka dan dukanya menjadi anak sulung"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel