Siapa anak Nabi Nuh A.S yang durhaka?

Kisah nabi Nuh A.S yang sangat terkenal adalah tentang banjirnya, seluruh umat manusia di dunia ini semua tenggelam akan banjir tersebut, karena Allah SWT mengkabulkan doa Nabi Nuh A.S akan umatnya yang susah untuk mendengarkan supaya mereka bertaubat, dan meminta ampunan kepada Allah SWT, tetapi apa yang mereka perbuat kepada Nabi Nuh A.S, Nabi Nuh A.S di caci maki, dan di katai sebagai orang yang tidak waras, karena Nabi Nuh A.S membangun sebuah perahu yang sangat besar di kala musim sendang musim panas, dan anehnya lagi Nabi Nuh A.S membangun perahu tersebut di atas gunung, yang jauh dari sumber air, seperti di sungai atau laut, Nabi Nuh A.S membangun perahu ini selama 40 Tahun lamanya. Maka dari itu umat manusia semuanya lenyap tenggelam akan air, yang Allah SWT azab mereka dengan hujan yang tak ada henti-hentinya. Hanya orang-orang berimanlah yang akan selamat dari azab dunia ini. Maka tidak salah kita menamai Nabi Nuh A.S adalah bapak seluruh manusia setelah Nabi Adam A.S, karena kehidupan berlanjut hanya dari keturunan Nabi Nuh A.S dan pengikutnya saja yang beriman kepada Allah SWT saja.

Siapa anak Nabi Nuh A.S yang durhaka?

Siapa anak nabi Nuh A.S yang durhaka?

Inilah anak nabi yang durhaka adalah Kan’an, dia adalah anak tertua dari 4 bersaudara, Nabi Nuh A.S, sudah berusaha sekuat tenaga akan menyadarkan anak satunya ini, tapi apa di kata, jikalau Allah SWT telah berkehendak, semua adalah kekuasaannya semata. Nabi Nuh A.S sangat menyesalkan akan kematian anaknya ini, karena dia adalah anak kesayangan beliau, tapi di balik kasih sayang nya ini, Kan’an malah mempunyai sifat kafir, dan dia sembunyikan di depan Nabi Nuh A.S, jadi Nabi Nuh A.S tidak tahu akan kekafirnnya tersebut.

Siapa anak Nabi Nuh A.S yang durhaka?


Tapi Allah SWT maha tau, tidak ada sedikit nya pun masalah yang terjadi di dunia ini, Allah SWT tidak tau, Allah SWT memiliki sifat Maha tau, jadi sebagai pelajarannya adalah kita jangan sekali-kali mempunyai pikiran seperti Kan’an, yang hanya memikirkan kepentingan dunia semata tapi dia tidak tahu bahwa kelak ada akhirat yang akan selamanya.

Setelah kejadian itu Allah SWT pun menjelaskan akan pertanyaan Nabi Nuh A.S tersebut, yang intinya dari Al-Qur’an surat Hud: ayat 45 “Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku dan sesungguhnya janji engkau itulah yang benar. Dan engkau adalah hakim yang seadil-adilnya”.
Dan Allah SWT pun menjelaskan kepada Nabi Nuh A.S, yang di jelaskan dalam Al-Qur’an Surat Hud: Ayat 46 :”Hai Nuh, sesungguhnya Kan’an itu bukanlah termasuk kelauargamu yang dijanjikan akan diselamatkan. Sesungguhnya perbuatannya tidak baik. Sebab itu, janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui hakekatnya. Aku peringatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan”.

Nabi Nuh A.S pun memohon maaf dan tersadar akan Kekhilafannya terhadap Allah SWT yang Maha Tahu akan segalanya, kita sebagai umatnya hanya harus beriman saja, jangan ada ketidakpercayaan akan Qada dan Qadar dari Allah SWT yang telah diberikan, dan Nabi Nuh A.S mengucap syukur telah di berikan keselamatan kepada dirinya dan kepada umatnya yang beriman kepada Allah SWT, yang disebutkan dalam Surat Hud: Ayat 47.

Petik Hikmah Dari Kejadian Ini

Banyak sekali hikmah yang bisa kita dapat dari kisah Kan’an, di akhir jaman ini kita perlu evaluasi kembali diri kita, sudahkah kita beriman, dan menjalankan seluruh perintahnya? Anak dari Nabi sendiri pun bisa Kafir karena hasutan Setan yang terkutuk, bayangkan dengan kita saat ini, kita hanyalah umat dari Nabi Muhammad SAW, yang jauh lahir dari jamannya, kita melihat Nabi pun tidak sama sekali, maka dari itu marilah kita perkuat iman kita, karena godaan setan makin menjadi ketika jaman sudah semakin dekat dengan akhir jaman.


Belum ada Komentar untuk "Siapa anak Nabi Nuh A.S yang durhaka?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel