Apa hukum dan keutamaan ibadah kurban ?


kurban menurut bahasa arab berarti “udlhiyah”. Udlhiyah dan dluha  awalnya bermakna “waktu dluha” yaitu waktu antara dari pukul 7 pagi hingga pukul 11 siang. Kemudian dijadikan sebagai nama bagi sembelihan kurban yang pelaksanaannya dianjurkan pada waktu dluha, di hari ke-10,11,12 dan 13 Dzulhijjah.
Berikut ini adalah hukum, Hikmah dan Keutamaan Ibadah Kurban 

Apa hukum dan keutamaan ibadah kurban ?


  • Hukum Berkurban

Ibadah kurban hukumnya oleh sebagian ulama di anggap wajib dan sebagian ulama di anggap sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Bagi orang-orang yang mampu berkurban lalu ia tidak berkurban maka ia dihukumi makruh. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim bahwa rosululloh pernah berkurban dengan dua kambing kibasy yang sama-sama berwarna putih kehitam-hitaman dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelih kurban tersebut, dan membacakan nama Allah serta bertakbir (waktu memotongnya).
Dari Ummu Salamah radiallahu anhu rosululloh bersabda, “Dan jika kalian telah melihat hilal (tanggal) masuknya bulan Dzul Hijjah, dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia membiarkan rambut dan kukunya.” HR Muslim
Arti sabda, rosulluloh” ingin berkorban” adalah dalil bahwa ibadah kurban ini sunnah, bukan wajib.
Diriwayatkan dari Abu Bakar dan Umar radiallahu anhu bahwa mereka berdua belum pernah melakukan kurban untuk keluarga mereka berdua, lantaran keduanya takut jika perihal kurban itu dianggap wajib.

  • Hikmah Kurban

Ibadah kurban disyariatkan Alloh untuk mengenang Sejarah Idul Adha sendiri yang dialami oleh Nabi Ibrahim Alaihi sallam dan sebagai suatu upaya untuk memberikan kemudahan pada hari idul adha, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasululloh saw, “Hari-hari itu tidak lain adalah hari-hari untuk makan dan minum serta berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla.”

  • Dalil Disyari’atkannya Kurban

Alloh Subhana Watala telah mensyariatkan kurban dengan firman-Nya, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Robbmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.” (Al-Kautsar: 1 — 3).
“Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai syiar Alloh. Kamu banyak memperoleh kebaikan dari padanya, maka sebutlah nama Alloh ketika kamu menyembelihnya.” (Al-Hajj: 36).

  • Keutamaan Ibadah Kurban

Dari Aisyah radiallahu anhu, Rosululloh bersabda, “Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya Kurban yang lebih dicintai Alloh Subhana Watala dari menyembelih hewan Kurban. Sesungguhnya hewan Kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah Kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Alloh, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Kurban itu.” (HR Tirmidzi).

Belum ada Komentar untuk "Apa hukum dan keutamaan ibadah kurban ?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel