Memahami Ilmu Tentang Menyantuni Anak Yatim Piatu

Sesuai dengan judul, dengan pengalaman pribadi saya kemarin di jalan, ketika pulang kerja saya menemui seorang yang meminta-minta di lampu merah, perkiraan usianya mungkin sudah 15-16 tahun, saya memberikan sedikit uang terhadap peminta tersebut (Bukannya ria yah, tapi saya hanya menjelaskan ok) kemudian terbesit dalam pemikiran saya, amal ibadah yang saya lakukan ini termasuk ke dalam santunan anak yatim piatu atau saya saya sedekah yah? Oke temen-temen saya akan jelaskan mana yang termasuk amal ibadah dengan santunan anak yatim atau kita melakukan ibadah malah sedekah yah,,,
Mari kita bahas,,,

Anak Yatim Piatu

Sebelumnya kita ketahui dulu dalam Al-Qur’an Surat An-nisa ayat 8:

Arab latin : Wa iżā ḥaḍaral-qismata ulul-qurbā wal-yatāmā wal-masākīnu farzuqụhum min-hu wa qụlụ lahum qaulam ma'rụfā
Terjemah arti : Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir kerabat, anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.

Dan banyak lagi dalam al-qur’an yang menjelaskan tentang anak yatim piatu, ada 22 ayat tentang anak yatim, antara lain;  an-Nisa' ayat 2,3,6,8,10,36 dan 127, surah al-An'an ayat 152, al-baqarah ayat 83, , 177, 215, dan 220, al-Isra ayat 34, al-Fajr ayat 17, ad-Duha ayat 6 dan 9, al-Kahfi ayat 82, al-Maun ayat 2, al-Insan ayat 8, al-Balad ayat 15, al-Anfal ayat 41, dan al-Hasyr ayat 7.

Maka dari itu saya sangat ingin sekali memberi ketika ada kesempatan untuk memberi santunan kepada anak yatim piatu, karena begitu spesialnya di mata islam, anak yatim piatu tersebut.

Apasih perbedaan anak yatim dan anak yatim piatu?

Pengertian anak yatim dalam Bahasa arab adalah seorang anak yang di tinggal mati ayahnya ketika sebelum baligh. Dan pengertian anak piatu dalam Bahasa arab adalah seorang anak yang di tinggal mati ibunya ketika sebelum baligh
Maka pengertian anak yatim piatu dalam Bahasa arab adalah seorang anak yang di tinggal mati ayah dan ibunya ketika sebelum baligh.

Jadi kemarin yang saya lakukan di lampu merah itu bukan amalan santunan ke anak yatim piatu dong yah, tapi saya melakukan amal ibadah santunan ke orang miskin.
Di islam alhamdulillah tidak ada Batasan ketika kita ingin melakukan santunan ke siapa pun orang yang sedang membutuhkan, tetapi tidak ada salahnya ketika kita tau ilmunya akan amal perbuatan yang kita lakukan, bener ga guys??

Jadi, patokan Batasan usai baligh dalam islam bagaimana?

Batasan usia jika kita ingin memberi santunan ke anak yatim piatu, bisa di simpulkan bahwa :
Untuk anak laki-laki di bawah usia 15 tahun
Dan untuk anak perempuan di bawah usia 9 tahun
Adapula Patokan lainnya yang bisa mejadikan patokan dalam menentukan usia baligh si anak, yaitu :

  1. Dengan di ketahuinya pertumbuhan bulu di sekitar kemaluannya, jika sudah, maka mereka sudah baligh, ini terjadi pada laki-laki maupun anak perempuan yah.
  2. Bagi anak laki-laki Ditandai dengan keluarnya air mani saat ketika tidur maupun aktivitas lainnya.
  3. Bagi anak perempuan ditandai dengan terjadi siklus menstruasi atau haid

Maka dari itu saya khususnya dan pembaca umumnya, mungkin selama ini salah dalam melakukan santunan akan niat baiknya tersebut, bahwa jika kita memberikan santunan ke anak yatim piatu yang sudah melebihi Batasan baligh nya maka status santunan anak yatim piatunya pun terhapuskan, maka di ganti dengan santunan ke fakir miskin atau ke orang yang tidak mampu.

Mungkin itu dulu pengalaman saya pribadi akan memahami makna ilmu santunan ke anak yatim piatu, salam hangat, sangpengabar.com 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel