Apakah ada Hadits yang Menerangkan untuk Menyayangi Anak Yatim?

Sebagaimana yang di contohkan Rasulullah, kemarin saya sudah membahasnya di Mengharapkan do’a anak yatim, hanya sebagian kecil di bahas di sana, yang menjelaskan bagaimana Rasulullah menyayangi anak yatim, sekarang mari kita baca Bersama hadist yang menjelaskan tentang anak yatim itu sendiri;

Apakah ada Hadits yang Menerangkan untuk Menyayangi Anak Yatim

H.R Ibnu majah dari Abu Hurairah 

“Sebaik-baik rumah orang Islam adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim dan diasuh dengan baik. Seburuk-buruk rumah orang islam adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang diperlakukan dengan jahat."

H.R Muslim

”Aku dan orang-orang yang memelihara anak yatim di syurga seperti ini. Beliau menunjukkan telunjuk jari tengah serta beliau merenggangkan antara keduanya”.

Dan sudah jelas bahwa orang-orang yang menyayangi anak yatim, akan di beri keistimewaan kelak sebagai ganjarannya, secara nalar kita dengan perasaan, bagaimana seorang anak yatim maupun piatu, mereka telah di tinggalkan kedua orang tuanya sejak kecil, dan mereka sangat membutuhkan figure seorang ayah atau ibu di kehidupannya, sungguh mulia sekali orang yang sangat menyayangi anak-anak yatim, dan di jelaskan kembali dalam hadis, ada banyak sekali keutamaan lainnya yang bisa kita dapat jika kita menyayangi anak yatim yaitu;


  • Dari H.R Tirmidzi


Rasulullah SAW bersabda, “Lima hal termasuk sunah para rasul, pemalu, murah hati, berbekam (hijamah), dan memakai wangi-wangian.”

Hikmahnya : Dalam diri kita akan muncul sifat murah hati, yang akan otomatis mengubah sifat kita selama hidup di dunia ini.


  • Dari H.R Thabrani


Rasulullah SAW bersabda, “Demi Allah yang mengutusku dengan kebenaran di hari kiamat Allah SWT tidak akan mengadzab orang yang mengasihi anak yatim dan berlaku ramah padanya serta manis tutur katanya.Dia benar-benar menyayangi anak yatim dan mengerti kekurangannya, dan tidak menyombongkan diri pada tetangganya atas kekayaan yang diperoleh Allah kepadanya.”

Hikmahnya : Sudah jelas nanti di hari akhir, kita akan selamat dan mendapat perlindungan dari Allah SWT.


  • Dari H.R Bukhari dan Muslim


Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah sempurna keimanan salah seorang di antaramu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”

Hikmahnya : Dengan kita menyayangi anak yatim akan menyempurnakan iman kita kepada Allah SWT, dan sebagai bukti bahwa besarnya rasa cinta kita kepada Allah SWT.


  • Dari H.R Bukhari


Rasulullah Saw bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya”

Hikmahnya : Sebagaimana yang di katakan oleh Rasulullah, dan kita wajib meyakininya, kita akan ditempatkan di surga dengan Rasulullah sangat dekat ibarat sedekat jari telunjuk dengan jari tengah.


  • Dari H.R Al-Bainy, Shahih At Targib, Malik Ibnu Harits


“Barangsiapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.”

Hikmahnya : Kita sebagai manusia akan lebih mensyukuri dengan apa yang kita punya, tidak akan ada manusia di bumi ini di lahirkan tanpa di cukupi oleh Allah SWT, maka dari itu kita akan lebih dan lebih lagi mensyukurinya.


  • Dari H.R Ibnu majah


“Dengan menyantuni dan memelihara anak yatim, maka akan banyak kelimpahan berkah yang ada pada rumah tersebut tidak peduli seberapa bagus atau jelek rumah tersebut. Sebaik-baik rumah di kalangan kaum muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik. Dan sejelek-jelek rumah di kalangan kaum muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim dan dia diperlakukan dengan buruk.”

Hikmahnya : Berkah adalah hal yang sangat cari dalam hal apapun, dengan menyayangi anak yatim maka kita akan diberi keberkahan yang sangat melimpah oleh Allah SWT.


  • Dari H.R Al-Bainy, Shahih Al-Jami’, Abu darda


“Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.”

Hikmahnya : Jika kita mempunyai penyakit hati, segala sesuatu dengan penyakit hati pasti sangat susah untuk di sembuhkan, coba belajar untuk menyayangi anak yatim sebagaimana kita menyayangi anak kita sendiri, maka Allah SWT akan menyembuhkan penyakit kita tersebut, dengan melunakkannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel