Apa Penyebabnya, Jika Anak Sudah Berumur 7 Tahun Masih Sering Terjatuh?


Kita sebagai orang tua pasti sangat bahagia ketika melihat anak kita sudah mulai belajar berjalan, dan mulai untuk berlari ke sana ke mari, karena kita tahu bahwa anak kita sangat sehat, tapi jangan menggap remeh akan kejadian kecil seperti anak sering terjatuh.

Jika Anak Sudah Berumur 7 Tahun Masih Sering Terjatuh?

Tentunya ayah dan bunda menganggap jatuh adalah hal yang biasa ketika anak kita sudah masuk proses belajar berjalan, tapi patut di perhatikan ketika anak memasuki usia 7 tahun, ketika berjalan anak kita sering jatuh, maka dari itu ayah dan bunda harus sangat memperhatikan betul tubuh dan perkembangan anak kita yah, berikut beberapa indikasi yang menyebabkan anak kita sering terjatuh di umur 7 Tahun;

  • Anak terindikasi bahwa anak memiliki karakter ceroboh


Anak yang ceroboh bisa jadi ada hubungannya dengan kelainan motorik si anak, jadi ayah bunda harus perhatikan prilaku anak ketika mereka sedang bermain atau diam di rumah, ketika mereka melakukan kegiatan, apakah si anak sering terjatuh di karenakan tersandung oleh benda yang ada di hadapannya atau bisa juga kejadian si anak sering menyenggol barang yang ada di sekitarnya, nah untuk ayah dan bunda jangan khawatir, mungkin ini di sebabkan adanya kelainan motoric halus nya, yang harus ayah dan bunda lakukan adalah:
  1. Pilihkan anak permainan seperti bermain bola atau bisa juga bermain puzzle, yang bisa melatih kinerja motoriknya, karena permainan tersebut melatih kordinasi tangan dan kakinya.
  2. Bisa coba juga ayah dan bunda arahkan dengan kegiatan sehari-hari,seperti makan sendiri, menggunakan pakaian sendiri, menggambar, bahkan menulis supaya tangan dan jarinya menjadi fleksibel yang mengakibatkan kemampuan motoriknya berkembang.

  • Anak terindikasi bahwa anak memiliki pengelihatan yang kurang atau mengalami gangguan pengelihatan


Ayah dan bunda, ini bisa juga menjadi penyebab kenapa anak kita di usia 7 tahun sering terjatuh, karena organ tubuh ini sangat mendukung sekali akan kebutuhan untuk melakuan aktivitas berjalan, dikarenakan objek yang dilihat kemungkinan besar tidak jelas terlihat, masalah ini di sebut gangguan refraksi. Gangguan ini menyebabkan lensa mata tidak bisa memantulkan atau membiaskan cahaya yang tertangkap dengan benar.

Kejadian tersebut biasa di sebut Rabun dekat, jauh, dan selindris. Dan yang harus ayah dan bunda lakuka adalah:
  1. Ketika anak melakukan kegiatan di rumah seperti menulis, membaca buku, atau menonton TV. Atur jaga jarak aman mata dengan kegiatan rumah tersebut, jangan di biarkan begitu saja ketika anak membaca atau menonton TV di rumah, sangat dekat ya ayah dan bunda, karena akan berakibat fatal jika terus di biarkan.
  2. Asupan makanan yang kita berikan harus di prioritaskan, dengan makanan yang banyak mengandung Vitamin A ya ayah bunda, seperti wortel yang bisa meningkatkan fungsi pengelihatan atau mata anak kita.
  3. Ini yang paling penting ayah dan bunda, periksakanlah mata anak ayah dan bunda rutin setiap tahunnya ke dokter mata, karena dengan begitu kita akan bisa tahu akan kondisi sebenarnya mata anak kita, dan harus di lakukan secara berkala ya ayah dan bunda.

  • Anak terindikasi bahwa anak memiliki keseimbangan tubuh yang kurang atau  mengalami gangguan keseimbangan


Ayah dan bunda apakah pernah bertanya ke anak, kenapa dia sering jatuh ketika dia berjalan atau berlari? jika anak bilang dia sering pusing atau si anak bilang sering merasa bahwa pijakan tempat mereka bermain seolah-olah sedang goyang, makanya si anak ketika berjalan atau sedang berlari sering oleg, nah ini disebabkan oleh kurangnya keseimbangan si anak, atau bisa kita sebut anak memiliki gangguan keseimbangan, maka dari itu ayah dan bunda meti lakukan adalah:
  1. Luangkan waktu ayah dan bunda untuk melakukan permainan loncat-loncatan dengan kaki 1, dan yang 1 nya lagi di pegang, seperti permainan “engklek”, hal ini akan sangat membatu melatih keseimbangan si anak.
  2. Sering bermain dengan anak, seperti membayangkan seperti pesawat, bentangkan kedua tangan seperti sayap pesawat, dan melayang-melayang di udara, tapi dengan kaki 1, dan kaki 1 nya lagi dilipat dan di angkat, ini juga akan dapat melatih otot kaki dan tangannya menjadi lebih kuat, dan keseimbangannya akan terlatih

Yang penting ayah dan bunda jangan terlalu khawatir akan kejadian seperti di atas, bawa anak ke dokter terdekat bila terjadi hal-hal yang aneh terjadi, semoga bermanfaat, terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel